"Terima kasih sudah mengklik ku 1 kali untuk menampilkan iklan, sehat selalu. Aamiin"
(ɔ◔‿◔)ɔ ♥
Klik dimanapun untuk menutup kotak ini dan nonton anime.
THIS PLAYER CONTAINT ADS
Kaze Tachinu Sub Indo
The Wind Rises / 風立ちぬ
- Tipe
- MOVIE
- Status
- Complete
- Season
- SUMMER 2013
- Durasi
- 2 Menit
- Usia
- PG-13
- Rating
- 8.14/10 (224.060 votes)
- Peringkat
- #534
- Popularitas
- #709
- Genre
- Drama Romance Award Winning Historical
- Studio
- Studio Ghibli
Sinopsis Kaze Tachinu
Ada yang aneh dari cerita seorang calon pilot yang justru nggak bisa terbang. Kaze Tachinu (The Wind Rises) membuka kisahnya dengan premis yang agak ironis: Jirou Horikoshi punya mata minus parah, jadi mustahil baginya duduk di kokpit pesawat tempur. Tapi mimpinya nggak padam begitu saja. Alih-alih menyerah, ia memilih jalan lain, yaitu merancang dan membangun pesawat, mengikuti jejak tokoh yang ia kagumi, insinyur asal Italia bernama Giovanni Battista Caproni.
Demi mimpi itu, Jirou hijrah ke Tokyo untuk belajar teknik aeronautika di Tokyo Imperial University. Kedatangannya di ibu kota nyaris berbarengan dengan bencana besar, Gempa Bumi Kanto 1923, yang mengguncang Jepang habis-habisan. Di tengah kekacauan itu, ia menyelamatkan seorang pembantu rumah tangga yang bekerja untuk keluarga seorang gadis muda bernama Naoko Satomi. Pertemuan singkat inilah yang jadi benang merah yang menyatukan kisah cinta dan ambisi profesional Jirou selama lebih dari dua dekade ke depan.
Studio Ghibli membangun Kaze Tachinu bukan sebagai film perang biasa yang penuh ledakan dan pertempuran udara. Fokusnya justru pada proses kreatif dan pergolakan batin seorang perancang pesawat yang hidup di masa penuh gejolak. Jepang saat itu sedang menuju kehancurannya sendiri lewat Perang Dunia II, dan karya-karya Jirou pada akhirnya bermuara pada satu produk paling terkenal sekaligus paling kontroversial dalam sejarah, pesawat tempur Mitsubishi A6M Zero. Film ini nggak menyembunyikan dilema itu. Jirou terus mengejar keindahan desain yang ia bayangkan, sementara ia juga harus menerima kenyataan pahit bahwa hasil karyanya digunakan untuk perang.
Yang bikin film ini berbeda dari karya Ghibli lainnya adalah nuansa dewasanya. Nggak ada monster fantasi atau dunia sihir di sini. Yang ada adalah drama historis yang tenang namun dalam, dibalut romansa antara Jirou dan Naoko yang berjalan seiring dengan naik turunnya karier sang insinyur. Sutradara Hayao Miyazaki menyuguhkan visual khas Ghibli yang detail dan puitis, tapi kali ini digunakan untuk menggambarkan langit, awan, dan pesawat dengan cara yang terasa personal, seolah setiap adegan adalah surat cinta untuk dunia penerbangan.
Pertanyaan besar yang terus menggantung sepanjang cerita adalah, sejauh mana seseorang boleh mengejar mimpinya kalau ternyata mimpi itu membawa konsekuensi yang jauh lebih besar dari dirinya sendiri. Nggak ada jawaban gampang yang ditawarkan, dan justru di situlah letak kekuatan Kaze Tachinu sebagai salah satu film paling personal dari Hayao Miyazaki. Buat yang penasaran dengan sisi lain Ghibli yang lebih reflektif dan menyentuh, film pemenang berbagai penghargaan ini sudah bisa disaksikan dengan subtitle Indonesia.